Showing posts with label Kisi-Kisi dan Soal. Show all posts
Showing posts with label Kisi-Kisi dan Soal. Show all posts

Tuesday, March 27, 2018

Quiz Materi Hakikat Media Pembelajaran

Bapak dan Ibu Guru dimanapun berada, semoga senantiasa dalam keadaan sehat wal afiat. Bapak dan Ibu tentunya sudah mempelajari dan membaca postingan tentang materi Hakikat Media Pembelajaran. Untuk mengetahui tingkat pemahaman Bapak dan Ibu Guru, saya berharap Bapak dan Ibu Guru untuk mengisi Quiz yang saya buat ini. Untuk mengisinya, silahkan isi daftar pertanyaan berikut :

Monday, March 26, 2018

Tugas Membuat Judul Penelitian Tindakan Kelas

Bapak dan Ibu Guru dimanapun berada, semoga senantiasa sehat wal afiat. Bapak dan Ibu tentunya sudah membaca dan mempelajari materi tentang bagaimana menyusun atau membuat Judul Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Materi tersebut sudah saya postingkan beberapa waktu yang lalu. Untuk mengetahui pemahaman Bapak/Ibu tentang bagaimana membuat Judul PTK yang baik, silahkan Bapak/Ibu mengerjakan tugas dibawah ini :

Monday, March 19, 2018

Pembahasan Soal Ujian Nasional Matematika SMP

Bapak dan Ibu Guru khususnya Guru SMP yang mengajar Matematika. Beberapa saat lagi Ujian Nasional, baik yang berbasis kertas dan pensil (UNKP) maupun bebasis komputer (UBK) akan segera digelar di seluruh tanah air. Berbagai persiapan untuk menghadapi kegiatan tersebut saya percaya telah dilakukan di sekolah bapak dan ibu. Kegiatan penambahan jam pelajaran, bahkan biasanya diadakan try out serta membahas soal-soal Ujian Nasional tahun-tahun sebelumnya.
Hal ini tentu bermaksud agar siswa-siswa kita akan dapat mengerjakan soal-soal ujian yang akan dihadapi nantinya.
Pada kesempatan ini, saya menyediakan E-Book tentang pembahsan soal-soal ujian nasional SMP untuk mata pelajaran Matematika. Buku tersebut adalah buku yang disusun dan diterbitkan oleh Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika, Yogyakarta. Sehingga kualitas pembahasan soal sudah tidak diragukan lagi karena disusun oleh para Widyaiswara Matematika yang sangat kompeten pada bidangnya. Harapan saya buku-buku tersebut dapat dijadikan referensi Bapak dan Ibu guru dalam membimbing siswa siswinya dalam menghadapi Ujian Nasional, khususnya mata pelajaran Matematika.
Untuk mengunduh buku-buku tersebut, silahkan klik tautan dibawah ini :

  1. Buku Pembahasan Soal Ujian Nasional Matematika SMP (Buku-1)
  2. Buku Pembahasan Soal Ujian Nasional Matematika SMP (Buku-2)
  3. Buku Pembahasan Soal Ujian Nasional Matematika SMP (Buku-3)
  4. Buku Pembahasan Soal Ujian Nasional Matematika SMP (Buku-4)
  5. Buku Pembahasan Soal Ujian Nasional Matematika SMP (Buku-5) 
Semoga bermanfaat, dan selamat beraktivitas semoga sukses. Amin

Friday, March 9, 2018

Kisi-Kisi USBN 2017/2018 Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013

Bapak/Ibu pelaksanaan USBN sudah tinggal menghitung hari. Tentunya sekolah sudah mempersiapkan diri agar USBN dan UNKP/UNBK bisa berjalan dengan sukses. Baik sukses pelaksanaan, maupun sukses hasil. Sekolah sudah melaksanakan kegiatan penambahan jam pelajaran, try out, serta pembahasan-pembahasan soal Ujian Tahun yang lalu, yang juga sudah saya posting pada tulisan sebelumnya.
Untuk pelaksanaan USBN SMP Kabupaten Pandeglang adalah, sbb :



Sedangkan untuk Kisi-Kisi Soal USBN sudah ada ketentuan bahwa untuk soalnya adalah perpaduan antara soal USBN dari Pusat sebesar 20 – 25 % dan dari sekolah sebesar 75 – 80 %, kecuali beberapa mata pelajaran tertentu yang 100 % dari sekolah, seperti PJOK, Seni Budaya dan Prakarya/TIK.
Untuk bahan persiapan sekolah menghadapi USBN, berikut saya sediakan Kisi-Kisi semua mata pelajaran jenjang SMP. Silahkan unduh dengan mengklik tautan dibawah ini :
  1. Kisi-Kisi Soal PAI Kurikulum 2006
  2. Kisi-Kisi Soal PAI Kurikulum 2013
  3. Kisi-Kisi Soal PKn Kurikulum 2006
  4. Kisi-Kisi Soal PPKn Kurikulum 2013
  5. Kisi-Kisi soal Bahasa Indonesia Kurikulum 2006
  6. Kisi-Kisi Soal Bahasa Indonesia Kurikulum 2013
  7. Kisi-Kisi Soal Matematika Kurikulum 2006
  8. Kisi-Kisi Soal Matematika Kurikulum 2013
  9. Kisi-Kisi Soal IPA Kurikulum 2006
  10. Kisi-Kisi Soal IPA Kurikulum 2013
  11. Kisi-Kisi Soal IPS Kurikulum 2006
  12. Kisi-Kisi Soal IPS Kurikulum 2013
  13. Kisi-Kisi Soal Bahasa Inggris Kurikulum 2006
  14. Kisi-Kisi Soal Bahasa Inggris Kurikulum 2013
  15. Kisi-Kisi Soal PJOK Kurikulum 2006
  16. Kisi-Kisi Soal PJOK Kurikulum 2013
  17. Kisi-Kisi Soal TIK Kurikulum 2006
  18. Kisi-Kisi Soal Prakarya Kurikulum 2013
  19. Kisi-Kisi Soal Seni Budaya Kurikulum 2006
  20. Kisi-Kisi Soal Seni Budaya Kurikulum 2013
  21. Kisi-Kisi Soal Bahasa Sunda (Kurikulum Daerah)
Selamat menghadapi USBN, semoga sukses…!!!

Thursday, March 8, 2018

Menentukan Proporsi Jawaban Pada Soal Pilihan Ganda

Menyambung pada tulisan sebelumnya tentang teknik menyusun soal Pilihan Ganda, berikut ini saya bagikan teknik menetukan proporsi jawaban pada soal bentuk Pilihan Ganda.
Soal PG terdiri dari pernyataan soal (stem) dan pilihan jawaban (option), sedangkan option terdiri dari 1 kunci jawaban dan lainnya adalah pengecoh (distraktor). Mengenai option terdapat perbedaan, untuk SD-SMP terdapat 4 option (A,B,C,D) dan SMA-SMK 5 option (A,B,C,D,E).
Adapun rumusnya adalah :

(∑ SOAL : ∑ OPTION) ± 3 

Misalnya kita membuat soal PG sebanyak 40 item dengan 5 option. Maka proporsi kunci jawaban adalah :
(40 : 5) ± 3 = 8 ± 3 Artinya dalam setiap pilihan jawaban maksimal 11 item (8 + 3) dan minimal 5 (8 – 3).
Selanjutnya kita proporsikan (misalnya) sebagai berikut :

A = 8
B = 5
C = 9
D = 11
E = 7

Catatan :
– Banyaknya jumlah item diusahakan ganjil, tentu dengan mempertimbangkan keseluruhan jumlah
– Banyaknya proporsi jawaban dari A sampai pilihan terakhir tidak perlu gradasi atau boleh diacak.

Demikian semoga bermanfaat untuk peningkatan mutu soal yang kita buat. Bila Bapak/Ibu memerlukan bahan paparan tentang Penyusunan kisi-kisi soal dan menyusun soal Pilihan Ganda, silahkan klik : Disini !!!!!!!!!

Thursday, March 1, 2018

Panduan Penulisan Soal

Hasil belajar peserta didik dapat dinilai dengan tujuan yang berbeda. Penilaian dapat dilakukan untuk mengetahui materi yang belum dikuasai peserta didik, untuk melihat kemajuan peserta didik pada periode waktu tertentu, untuk pemberian nilai, untuk penempatan peserta didik, dan untuk penentuan kelulusan peserta didik. Penilaian tersebut secara umum dibedakan menjadi penilaian internal dan penilaian eksternal. Penilaian internal adalah penilaian yang dilakukan oleh guru atau sekolah, sedangkan penilaian eksternal dilakukan oleh institusi di luar sekolah misalnya pemerintah atau lembaga penilaian yang diberi otoritas oleh pemerintah.
Penilaian eksternal dapat berupa ujian penentu kelulusan, tes seleksi masuk ke jenjang pendidikan berikut, pemantauan ketercapaian kurikulum. Pada umumnya untuk penilaian eksternal digunakan tes tertulis sebagai prosedur atau instrumen penilaian yang baku (terstandar). Instrumen baku tersebut menjadi penting karena perlunya membandingkan hasil peserta dengan cara objektif. Sementara penilaian internal yang dilakukan oleh guru dengan tujuan memberikan umpan balik kepada peserta didik dan memperbaiki proses pembelajaran menggunakan instrumen yang kurang baku misalnya penilaian unjuk kerja, portofolio. Hal ini karena fokus pada individu masing-masing peserta didik, bukan untuk membandingkan antarpeserta didik. Ketika sekolah atau guru melakukan penilaian untuk menentukan kelulusan atau ketercapaian dari suatu standar maka penggunaan instrumen yang baku menjadi penting.
Pada saat ini umumnya tes prestasi belajar atau tes prestasi akademik menggunakan tes bentuk soal pilihan ganda (PG) karena saat ini tes PG dipandang sebagai tes objektif yang efisien digunakan untuk jumlah peserta besar. Untuk masa yang akan datang ketika skoring soal isian atau essay dapat dilakukan oleh mesin, bukan tidak mungkin soal untuk penilaian eksternal menggunakan soal isian atau essay.
Untuk menjamin kualitas soal tes yang terstandar, pengembangan tes melalui beberapa tahap. Langkah-langkah yang dilakukan untuk menyusun tes terstandar adalah (1) menentukan tujuan tes; (2) menentukan acuan yang akan dipakai (kriteria atau norma); (3) membuat kisi-kisi; (4) memilih soal-soal dari kumpulan soal yang sudah ada sesuai dengan kisi-kisinya. Apabila soal yang diambil merupakan soal baru, soal-soal tersebut harus melalui tahap telaah secara kualitatif, revisi, ujicoba, dan analisis hasil ujicoba sehingga diperoleh soal yang baik dari segi kualitatif dan kuantitatif. Selain itu, pengadministrasian tes (pelaksanaan tes) juga dibuat standar. Untuk tes prestasi terstandar, soal-soal harus mengacu pada tujuan pembelajaran yang harus dicapai peserta didik. Dalam hal ini kurikulum atau standar kompetensi lulusan (SKL) yang sudah ditetapkan apabila tes tersebut akan digunakan untuk kelulusan. Proses penskorannya juga harus dilakukan terstandar terutama apabila ada soal berbentuk uraian sehingga hasil tes tersebut dapat dilihat keterbandingannya.
Untuk menjamin ketersediaan soal yang terstandar, perlu dikembangkan bank soal. Bank soal adalah kumpulan soal yang telah teridentifikasi karakteristiknya, misalnya tingkat kesukaran, daya beda, dan penyebaran pilihan jawaban (option). Pengembangan bank soal perlu dilakukan secara terus-menerus untuk memenuhi berbagai keperluan penggunaan.
Tahapan pengembangan bank soal meliputi:
  1. Penyusunan kisi-kisi
Kisi-kisi digunakan sebagai pedoman bagi penulis soal agar diperoleh soal yang sesuai dengan tujuan.
  1. Penulisan soal
Soal ditulis oleh beberapa penulis soal berdasarkan kisi-kisi. Soal-soal yang dihasilkan merupakan soal-soal mentah.
  1. Review dan Revisi (Telaah dan Perbaikan)
Review adalah menelaah soal mentah secara kualitatif berdasarkan kaidah penulisan soal oleh penelaah soal. Hasil review soal diklasifikasikan menjadi soal baik, soal kurang baik, dan soal ditolak. Soal baik langsung diterima, soal kurang baik perlu diperbaiki sehingga diperoleh soal yang baik, dan soal yang ditolak dikembalikan ke penulis.
  1. Perakitan soal
Soal-soal baik selanjutnya dirakit menjadi beberapa paket soal untuk diujicobakan. Pada saat perakitan, dimasukkan beberapa soal yang berfungsi sebagai soal linking antarpaket. Soal-soal linking tersebut diambil dari bank soal yang telah memiliki karakteristik soal.
  1. Ujicoba soal
Paket-paket soal diujicobakan kepada peserta didik yang sedang menempuh jenjang pendidikan yang sesuai dengan jenjang pendidikan pada tes tersebut. Misalnya, soal-soal Bahasa Indonesia kelas VIII diujikan kepada peserta didik kelas VIII di akhir tahun pelajaran atau kepada peserta didik kelas IX di awal tahun pelajaran. Peserta didik dalam menjawab soal-soal tes tersebut harus serius seolah-olah ujian yang sebenarnya walaupun pada ujicoba ini yang akan dilihat adalah kualitas soalnya bukan kompetensi peserta didik. Ujicoba soal digunakan untuk mengumpulkan data empirik tentang soal berupa jawaban-jawaban peserta didik terhadap soal.
  1. Analisis kuantitatif
Data empirik dari hasil ujicoba dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan program analisis, baik klasik maupun modern. Program analisis secara klasik menggunakan iteman. Hasil iteman meliputi daya beda, tingkat kesukaran, penyebaran option, dan cek kunci. Selanjutnya, soal-soal tersebut dianalisis menggunakan teori tes modern (Item Response Theory). Program yang dapat digunakan antara lain Bigsteps, Winsteps, Quest, Conquestuest, RUMM. Dengan menggunakan analisis teori tes modern dapat diperoleh informasi kesesuaian soal dengan model (fit terhadap model), disamping tingkat kesukaran soal.
  1. Seleksi soal
Berdasarkan hasil analisis soal, soal-soal dikelompokkan menjadi soal baik, soal perlu revisi, dan soal ditolak. Berdasarkan teori tes klasik soal-soal baik adalah soal yang memiliki daya beda tinggi, ditunjukkan dengan korelasi point biserial di atas 0,2 dan semua distraktor berfungsi. Berdasarkan teori tes modern, soal yang baik adalah soal yang sesuai (fit) dengan model, ditunjukan oleh statistik fit, seperti infit atau outfit. Soal-soal baik dimasukkan ke dalam bank soal. Soal dengan daya beda rendah dan terdapat distraktor yang tidak berfungsi perlu direvisi. Soal yang tidak mempunyai daya beda dan sebagian distraktor tidak berfungsi ditolak.
Untuk Mendapatkan Buku Panduan Penulisan Soal Silahkan, Klik tautan dibawah ini :
  1. Pedoman-Penulisan-Soal-SD
  2. Pedoman Penulisan Soal SMP, MTs
  3. Pedoman Penulisan Soal SMA-MA-SMK-MAK